situs ini berisi tentang informasi-informasi yang berkaitan dengan tugas- tugas sekolah.
menu
Welcome to Cahaya Persahabatan
Senin, 16 Januari 2012
instalasi linux
Sistem operasi komputer merupakan bagian terpenting dalam suatu sistem komputer, yang merupakan jantung dari komputer, yang berfungsi sebagai program untuk mengendalikan system input/output dan digunakan untuk membaca dan menjalankan program.
Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Nama "Linux" berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.
Linux mempunyai dukungan hardware yang luas, dulu memeang belum banyak dukungan hardware, tetapi sesauai denhan perkembangan vendor sudah banyak yangm member dukungan terhadap Linux, dan Linux sekarang pun sudah langsung mengenali hardware yang terpasang. Linux juga sangat stabil jika diinstall dengan benar.
Linux sekarang merupakan sistem operasi yang sudah lengkap, mulai dari kebutuhan server, office, multimedia, grafis hingga game.
Instalasi linux dapat dilakukan dari berbagai media baik CD ROM, Flashdisk maupun secara Online FTP. Namun yang paling mudah adalah menggunakan CD ROM. Linux menggunakan file sistem ext 2 atau ext 3 sedang untuk virtual memori menggunakan swap.
Banyak sekali distro linux, seperti Debian Slackware, Suse, Mandrake, Red Hat. Di dalam percobaan ini kita menggunakan Linux Ubuntu. Ubuntu merupaan generasi lanjutan dari Linux Debian.
Ada juga linux yang bisa langsung dipakai tanpa perlu adanya proses instalasi yaitu melalui CD-ROM atau Flashdisk istilahnya live CD atau live Flashdisk.
D. Percobaan
Dengan bimbingan asisten coba lakukan instalasi Ubuntu dengan media CD ROM. Partisi untuk Linux bisa disiapkan melalui Partion Magic maupun lewat program partisi bawaan linux yaitu disk druid. Mintalah petunjuk pada asisten karena ini berhubungan dengan computer Lab.
Lakukan isntalasi sesuai dengan petunjuk asisten ataupun langkah-langkah yang ada pada instalasi. Jikalu masih ada waktu, maka Lakukanlah proses intalasi dengan menggunakan Flaskdisk maupun FTP.
Dokumentasi lengkap bisa dilihat di www.linux.org atau www.linux.or.id dll.
E. Tugas Praktikum
Buatlah langkah-langkah Instalasi Linux Ubuntu dengan media CD ROM, Flasdisk dan FTP.
Sistem berkas UNIX berbeda dengan sistem berkas Windows (DOS), UNIX tidak menggunakan drive letter seperti C:, D: dalam Windows. Tetapi semua partisi dan drive ekstra di mount dalam sub-direktori di bawah direktori root. Jadi pengguna tidak harus bingung di drive letter mana suatu berkas berada sehingga seluruh sistem seperti satu sistem berkas yang berurutan dari direktori root menurun secara hierarki.
Berikut adalah sedikit penjelasaan mengenai struktur dircetori/folder dalam linux :
root : Lokasi paling dasar dari struktur file dan folder yang ada di linux, lokasi ini juga biasa disebut dengan root directory.
boot : Folder atau direktori ini biasa digunakan untuk menyimpan filefile yang ibutuhkan saat proses booting linux
bin : Folder ini biasa digunakan untuk menyimpan filefile executable linux, semua perintahperintahdasar linux biasanya disimpan di folder ini.
sbin : Folder ini juga digunakan untuk menyimpan filefile executable di linux, namun sedikit berbeda dengan bin, sbin hanya bisa diakses oleh root (adminstrator linux)
dev : Folder ini digunakan sistem untuk menyimpan filefile device seperti hardisk, cdrom, floppy, usb, dll.
mnt : Folder ini digunakan untuk mount point semua device yang ada difolder /dev diatas.
etc : Folder ini digunakan untuk menyimpan file informasi atau konfigurasi dari program atau aplikasi yang terinstall dalam sistem tersebut.
usr : Folder ini digunakan untuk menyimpan program atau aplikasi yang akan diinstall kedalam sistem.
home : Folder ini digunakan untuk menyimpan data atau dokumen dari pengguna linux itu sendiri.
Perintah-perintah (command) dasar di GNU/Linux di jalankan di suatu terminal shell yang biasa disebut terminal atau console. Terminal atau console ini dikenal dengan istilah command line interface (CLI) yang bisa diaktifkan dengan cara klik menu Applications - Accessories - Terminal. Selain itu bisa juga dengan bekerja diconsole murni dengan menakan kombinasi tombol ctrl+alt+F1 dimana F1 bisa diganti sampai F6. Untuk kembali ke mode Grafical User Interface (GUI) tekan ctrl+alt+F7.
Berikut ini hanya beberapa command yang umum terdapat di setiap distribusi GNU/Linux khususnya distribusi Ubuntu.
1. who
Fungsi : Untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login).
2. finger
Fungsi : Finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, hanya saja finger menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.
3. whoami
Fungsi : Untuk mengetahui user siapa yang digunakan sedang login di suatu
komputer/terminal.
Keterangan : Digunakan bila menemukan terminal yang belum logout atau exit dan
ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.
4. date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal.
5. cal
Fungsi : Mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999.
6. ls
Fungsi : Menampilkan daftar file dalam directori aktif.
Keterangan : Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directori dan file. Bentuk sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file. Bentuk panjang ditandai dengan menggunakan option –l, yang akan menampilkan nama-nama file beserta informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
Option-option yang disediakan :
-a : Tampilkan semua file di directory termasuk isian.
-o : Tampilkan hanya nama directory
-g : Cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I : Cetak nomor untuk setiap pemakai
-l : Tampilkan seluruh file secara lengkap
-o : Cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r : Ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t : Atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir, tidak berdasarkan nama
-o : Atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir.
Untuk option nama, bila “nama” merupakan sebuah directory, perintah itu mencetak
informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file dalam directori. Bila
“nama” sebuah file, maka hanya informasi file bersangkutan yang dicetak.
7. clear
Fungsi : Bersihkan layar, (sama dengan perintah CLS di DOS) .
Format : clear atau bisa juga tekan kombinasi tombol ctrl+D
8. cp
Fungsi : Menggandakan file1 menjadi file2.
Format :
$ cp file1 file2 mengcopy file1 ke file2 →
$ cp coba3 /home/syarif/nsmail mengcopy file coba3 ke direktori lain →
Keterangan : Perintah cp akan meng-copy satu file ke file lain atau meng-copy satu file
atau lebih ke sebuah direktori.
9. rm
Fungsi : Menghapus file.
Format : rm nama-file atau rm /path_file_berada
10. mv
Fungsi : Memindahkan letak suatu file atau bisa juga buat rename nama file.
Format :
$ mv file1 file2 Renama file1 menjadi file2 →
$ mv coba3 /home/syarif/nsmail Memindahkan file coba3 ke direktori lain →
Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file
atau lebih, ke sebuah direktori.
11. cat
Fungsi : Menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS). Cat berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text. Jika file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar karakterkarakter aneh pada layar. Untuk menghindari tercetaknya karakter-karakter aneh tersebut dapat digunakan perintah cat –v.
12. more
Fungsi : Menampilkan isi text file per layar.
Format : more nama-file
Keterangan : Dengan perintah ini isi file dapat ditampilkan perlayar sehingga dapat
diperiksa secara detail. Tekan spasi untuk melihat isi file di layar berikutnya.
13. history
Fungsi : Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya.
Format : history
14. man
Fungsi : Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX karena dapat membantu mengingat kembali perintah-perintah UNIX.
Format : man nama-perintah
15. grep
Fungsi : Mencari isi suatu file di sembarang directori.
Format : grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan : Perintah grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu, di dalam sembarang direktori pada semua file. Grep sangat berguna untuk menemukan kata tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable dalam sekelompok program.
Misalnya : grep –n ‘shutdown’ /etc/*.
16. mkdir
Fungsi : Membuat direktori.
Format : mkdir nama-direktori
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah MD (make directory)
17. rmdir
Fungsi : Menghapus direktori yang kosong .
Format : rmdir nama-direktori
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus)
Jika directori yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan.
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah RD (remove directory).
18. pwd
Fungsi : Menunjukkan direktori aktif.
Format : pwd
19. cd
Fungsi : Masuk kelokasi direktori tertentu.
Format : cd path-direktori
Contoh : ~$ cd /etc , maka akan pindah ke direktori etc
20. ps
Fungsi : Digunakan untuk memonitoring informasi tentang proses yang aktif dalam sistem UNIX.
Format : ps –aux
21. kill
Fungsi : Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
Format : kill id-proses
Keterangan : Id proses dapat dilihat pada kolom PID pada keluaran perintah ps -aux diatas.
D. TUGAS PERCOBAAN
Percobaan 1 : Melihat identitas diri (nomor id dan group id)
[tmj@tmj]$ id
Percobaan 2 : Mengganti prompt dengan “$”
[tmj@tmj]$ PS1=”$ ”
Percobaan 3 : Melihat tanggal dan kalender dari sistem
1. Melihat tanggal saat ini
$ date
2. Melihat kalender
$ cal 9 2002
$ cal –y
Percobaan 4 : Melihat identitas mesin
$ hostname
$ uname
$ uname -a
Percobaan 5 : Melihat siapa yang sedang aktif
1. Mengetahui siapa saja yang sedang aktif
$ w
$ who
$ whoami
Percobaan 6 : Menggunakan manual
$ man ls
$ man man
$ man –k file
Percobaan 7 : Menghapus layar
$ clear
Percobaan 8 : Mencari perintah yang deskripsinya mengandung kata kunci yang dicari.
$ apropos date
$ apropos mail
$ apropos telnet
Percobaan 9 : Mencari perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari.
$ whatis date
Percobaan 10 : Manipulasi berkas (file) dan direktori
1. Menampilkan current working directory
$ ls
2. Melihat semua file lengkap
$ ls –l
3. Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi
$ ls –a
4. Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses sorting
$ ls –f
5. Menampilkan isi suatu direktori
$ ls /usr
6. Menampilkan isi direktori root
$ ls /
7. Menampilkan semua file atau direktori dengan menandai : tanda (/) untuk direktori, tanda asterik (*) untuk file yang bersifat executable, tanda (@) untuk file symbolic link, tanda (=) untuk socket, tanda (%) untuk whiteout dan tanda (|) untuk FIFO.
$ ls –F /etc
8. Menampilkan file atau direktori secara lengkap yaitu terdiri dari nama file, ukuran, tanggal dimodifikasi, pemilik, group dan mode atau atributnya.
$ ls –l /etc
9. Menampilkan semua file dan isi direktori. Argumen ini akan menyebabkan proses berjalan agak lama, apabila proses akan dihentikan dapat menggunakan ^c
$ ls –R /usr
Percobaan 11 : Melihat tipe file
$ file
$ file *
$ file /bin/ls
Percobaan 12 : Menyalin file
1. Mengkopi suatu file. Berikan opsi –i untuk pertanyaan interaktif bila file sudah ada.
$ cp /etc/group f1
$ ls –l
$ cp –i f1 f2
$ cp –i f1 f2
2. Mengkopi ke direktori
$ mkdir backup
$ cp f1 f3
$ cp f1 f2 f3 backup
$ ls backup
$ cd backup
$ ls
Percobaan 13 : Melihat isi file
1. Menggunakan instruksi cat
$ cat f1
2. Menampilkan file per satu layar penuh
$ more f1
$ pg f1
Percobaan 14 : Mengubah nama file
1. Menggunakan instruksi mv
$ mv f1 prog.txt
$ ls
2. Memindahkan file ke direktori lain. Bila argumen terakhir adalah nama direktori, maka berkas-berkas akan dipindahkan ke direktori tersebut.
$ mkdir mydir
$ mv f1 f2 f3 mdir
Percobaan 15 : Menghapus file
$ rm f1
$ cp mydir/f1 f1
$ cp mydir/f2 f2
$ rm f1
$ rm –i f2
Percobaan 16 : Mencari kata/kalimat dalam file
$ grep root /etc/passwd
$ grep “:0:” /etc/passwd
$ grep student /etc/passwd
Manajemen User
Sebelum anda menjalankan perintah dibawah ini, anda harus masuk sebagai super user. Gunakan perintah sudo su, dan masukkan password anda.
[tmj@tmj]$ sudo –s
maka tampilan dari terminal bukan memakai $ tapi sekarang memakai #.
1. Menambahkan Group Baru
Untuk menambah sebuah group baru pada linux anda bisa menggunakan perintah groupadd,
[tmj@tmj]$ groupadd
Misalkan anda ingin membuat sebuah group baru indonusa maka jalankan perintah berikut ini :
[tmj@tmj]$ groupadd tmj
Ingat semua perintah bersifat Case Sensitif (Huruf Besar dan kecil dianggap berbeda)
2. Melihat Group yang telah dibuat
Untuk melihat group yang telah dibuat berserta anggotanya bisa dilihat dengan mengetikkan perintah
[tmj@tmj]$ cat /etc/group
[tmj@tmj]$ group tmj
3. Menghapus Group
Untuk menghapus sebuah group gunakan perintah groupdel,
[tmj@tmj]$ groupdel
Misalkan anda ingin menghapus nama group indonusa maka jalankan perintah berikut ini :
[tmj@tmj]$ groupdel tmj
4. Menambahkan User Baru
Untuk menambahkan user account pada ubuntu jalankan perintah
[tmj@tmj]$ useradd
Misalkan :
Perintah diatas akan membuat account yanto dan home direktori di /home/yanto/ Jika kita ingin membuat sebuah user baru kemudian ingin memasukkan user baru kedalam sebuah group yang sudah ada misal tmj, maka gunakan perintah sbb :
[tmj@tmj]$ useradd aris –g tmj
[tmj@tmj]$ useradd aris –G tmj
5. Mengubah Home directory user
Untuk mengubah home directory dari n user yang sudah ada,kita dapat mengetikkan
perintah:
$usermod d
Contoh: $usermod d/home2/agusagus
Jika ternyata home directory agus yang lama telah berisi file-file kepunyaan agus,maka kita dapat memindahkan home directory hana beserta file-filenya dengan option m.
Contoh:$usermod d m/home2/agusagus
6. Menghapus User dari Group
gspasswd,
Untuk menghapus sebuah user dari sebuah group, gunakan perintah
[tmj@tmj]$ gspasswd -d
Misalkan anda ingin menghapus sebuah user nama_user dari group tekkom06, maka jalankan perintah berikut ini :
[tmj@tmj]$ gspasswd –d tekkom06 aris
7. Mengganti Password
Untuk mengganti password anda gunakan perintah
[ubuntu@ubuntu ubuntu]$ passwd
8. Menghapus User
Untuk menghapus sebuah user gunakan perintah userdel,
[tmj@tmj]$ userdel
Misalkan anda ingin menghapus user aris maka jalankan perintah berikut ini :
[tmj@tmj]$ userdel aris
File Permissions
Sebuah file memiliki properti khusus berhubungan dengan hak akses dan mencegah selain user atau group untuk mengkasesnya. Kita dapat mengubah properti sesuai dengan keinginan kita, dibab ini kita akan memperlajari beberapa perintah yang berhubungan dengan kepemilikan file :
• chmod – digunakan untuk mengubah hak akses terhadap file.
• chown – mengubah kepemilikan file.
• chgrp – mengunah mengubah kepemilikan file oleh group.
Users di Linux memiliki hak akses terhadap file dan directory di Linux, demikian juga dengan group dan orang lain di luar user dan group. Hak yang ada adalah untuk membaca, menulis dan mengeksekusi sebuah file. Untuk melihat sebuah permission settings sebuah file gunakan perintah berikut ini :
[tmj@tmj]$ ls -l nama_file
-rw-rw-r-- 1 ubuntu ubuntu 1097374 Sep 26 18:48 nama_file
Kita dapat mendefinisikan dari properti dari hasil perintah diatas:
• file "nama_file" merupakan sebuah file milik user "me"
• User "me" Memiki hak akses untuk membaca dan menulis / mengedit file.
• File ini juga merupakan milik dari group "ubuntu"
• Anggota dari group "ubuntu" juga dapat membaca dan menedit file ini
• Selain user dan group hanya bisa membaca dan tidak dapat melakukan editing terhadap file ini.
Selanjutnya mari kita coba melakukan percobaan lain :
[tmj@tmj]$ ls -l /bin/bash
-rwxr-xr-x 1 root root 316848 Feb 27 2000 /bin/bash
Disini kita dapatkan bahwa,:
• File "/bin/bash" merupakan kepunyaan "root"
• Hanya superuser dan root yang memili hak akses untuk membaca, menulis dan mengeksekusi file ini.
• File dimiliki group "root"
• Anggota group "root" dapat membaca dan mengeksekusi akan tetapi tidak dapat melakukan editing / menulis di file ini.
• Selain user root dan group root hanya bisa melakukan eksekusi.
Berikut merupakan penjelasan dari properti sebuah file :
chmod
Perintah chmod digunakan untuk mengubah properti sebuah file atau direktori, untuk menggunakannya kita harus memastikan secara tepat settingan file permission yang akan diberikan. Ada 2 cara untuk melakukan settingan file permission , disini kita akan coba salah satunya.
Kita memikirkan bahwa settingan file permission adalah sebuah bit data yang disusun seri sebagaiman komputer bekerja dengan bit heksadesimal.
Berikut bagaimana file permission dilakukakan :
rwx rwx rwx = 111 111 111
rw- rw- rw- = 110 110 110
rwx --- --- = 111 000 000
dan selanjutnya ...
rwx = 111 in binary = 7
rw- = 110 in binary = 6
r-x = 101 in binary = 5
r-- = 100 in binary = 4
Sekarang jika kita mempresentasikan salah satu dari 3 digit file permission (owner, group, and other) sebagai digit tunggal. Berikut misalkan kita menginginkan untuk mengeset Sebuah file some_file untuk dapat di baca, di tulisi /edit tetapi yang lain tidak dapat melakukannya termasuk group maka perintahnya adalah sbb :
[tmj@tmj]$ chmod 600 nama_file
D. Percobaan
• Membuat user
Login sebagai root
Lihat isi file /etc/passwd, dengan mengetik :
#cat /etc/passwd
Buatlah sebuah user dengan mengetik :
#useradd namauser
Untuk mengecek user tersebut ketik :
#cat /etc/passwd
• Membuat group
Login sebagai root
Lihat isi file /etc/passwd, dengan mengetik :
#cat /etc/group
Buatlah sebuah group dengan mengetik :
#groupadd namagroup
Untuk mengecek user tersebut ketik :
#cat /etc/group
• Owner dan hak akses
Login sebagai root
Buat sebuah direktori dengan nama praktikum dan didalam direktori tersebut buat file dengan nama praktikumso.
Untuk melihata tampilan dari praktikumso beserta hak aksesnya ketik :
#ls –l
Coba ubah-ubah hak aksesnya dengan perintah chmod
Contoh : #chmod 777 praktikumso
Coba ubah-ubah groupnya dengan perintah chgrp
Contoh : #chgrp praktikumso namagroup
Coba ubah-ubah kepemulikan filenya dengan perintah chown
Contoh : #chown praktikumso namauser
Panduan ini berisi langkah-langkah mudah pemrograman Shell Bash pada sistem Operasi Linux. Menggunakan shell Linux Bash interaktif, termasuk beberapa perintah dasar terutama yang terkait dengan pengelolaan file dan direktori. Pada Distro Ubuntu Desktop GNome, Shell dapat diakses melalui program bernama Terminal. setidaknya mencakup struktur program, variabel, seleksi kondisi, perulangan dan fungsi merupakan pengetahuan yang sangat berguna.
Redirection atau pengalihan digunakan untuk mengalihkan luaran eksekusi dari suatu
perintah. Secara default, luaran dari suatu perintah adalah layar (screen). Kita dapat
mengalihkan luaran tersebut ke suatu file dengan menggunakan operator > atau >>.
Operator > digunakan untuk membuat file baru dan memasukkan teks baru ke dalamnya. Operator >> digunakan untuk menambahkan entri selanjutnya ke dalam file yang dibuat oleh operator > sebelumnya. Sekarang, jalankan perintah di bawah ini secara benar dan perhatikan hasil yang diperoleh!
$ date > sekarang.txt
$ cat sekarang.txt
Pada bagian ini anda akan belajar menuliskan sebuah skrip yang sekedar menampilkan pesan "Halo dunia". Gunakan Text Editor dan buat file teks bernama pertama.sh seperti di bawah ini:
#!/bin/bash
# Nama file skrip: pertama.sh
# Skrip ini menampilkan teks menggunakan perintah echo
echo Halo dunia # mencetak teks Halo dunia
Simbol # menandakan komentar. Karakter # dan apapun yang mengikutinya, pada baris yang sama, diabaikan oleh shell. Sekarang jalankan chmod 755 pertama.sh atau (chmod +x pertama.sh) untuk membuat file teks executable dan jalankan skrip dengan ./pertama.sh. Pada jendela shell (terminal) terlihat sebagai berikut:
$ chmod 755 pertama.sh
$ ./pertama.sh
Halo dunia
Pembuatan Variabel
Perlu dicatat bahwa harus tidak ada spasi (ruang) sebelum dan sesudah tanda sama dengan ("="): VAR=value benar sedangkan VAR = value tidak bekerja. Pada kasus pertama, shell melihat simbol "=" dan memperlakukan perintah sebagai pemberian atau pelewatan variabel. Pada kasus kedua, shell menganggap bahwa VAR harus berupa nama perintah dan mencoba mengeksekusinya. Coba tulis kode berikut ke dalam file skrip var1.sh:
#!/bin/sh
# Nama file skrip: var1.sh
MY_MESSAGE="Halo dunia"
echo $MY_MESSAGE
Berikut ini adalah contoh pembuatan variabel yang benar:
MY_MESSAGE="Halo dunia"
MY_SHORT_MESSAGE=hi
MY_NUMBER=1;
MY_PI=3.142
MY_OTHER_PI="3.142";
MY_MIXED=123abc
Kita dapat secara interaktif meminta pengguna memasukkan nilai untuk suatu variabel menggunakan perintah read. Kode berikut menanyakan pengguna nilai untuk variabel MY_NAME, menggabungkan nilai variabel tersebut dengan string lain dan mencetaknya.
#!/bin/sh
# Nama file skrip: var2.sh
echo Who are U?
read MY_NAME
echo "Hello $MY_NAME - hope you are well."
Ada perintah export yang mempunyai suatu efek penting terhadap lingkup variabel. Anda harus memahami bagaimana perintah ini digunakan. Buat sebuah skrip shell kecil bernama myvar2.sh:
#!/bin/sh
# Nama file skrip: myvar2.sh
echo "MYVAR is: $MYVAR"
MYVAR="hako sen there"
echo "MYVAR is: $MYVAR"
Sekarang jalankan skrip tersebut:
$ ./myvar2.sh
MYVAR is:
MYVAR is: hi there
MYVAR belum diset ke suatu nilai, sehingga blank (kosong). Bagimana jika kita berikan suatu nilai untuk variabel tersebut melalui shell interaktif? Apa hasilnya? Lakukan apa yang diilustrasikan di bawah ini:
$ MYVAR=hello
$ ./myvar2.sh
MYVAR is:
MYVAR is: hi there
D. Percobaan
1. Buat program menampilkan nrp, nama, jurusan degan smua variabel dari inputan user
2. Buat program luas lingkaran
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar